Pilkada Kerinci, Ketika Perbedaan Itu Mampu Serasi





Kerinci, KK

Kepada Kabar Kerinci Monadi salah seorang Balon Bupati Kerinci menyampaikan pesan moral bahwa Kerinci secara menyeluruh harus mampu bersatu dengan kuat tanpa harus membuat perpecahan dan menjauhkan kesan terkotak-kotak.

Kerinci mesti menjadi bagian tauladan politik, dirinya terus berupaya membuka diri dengan semua kalangan termasuk bersama kandidat lainnya. Dan terbukti mampu duduk bersama saat berlangsungnya salah satu acara di Jakarta baru ini.

Gejolak politik yang terjadi di Kabupaten Kerinci terus bergemuruh, dan proses demokrasi kian menghiasi warna tantangan dalam menghadapi Pilkada 2018 yang tak lama lagi akan menjadi ajang fenomenal. Terlihat demokrasi masih hidup di Kerinci, demikian dikatakan oleh Maridin Jamil yang juga Balon Bupati Kerinci.

Dikatakannya, menjunjung tinggi nilai demokrasi, serta melihat perbedaan secara positif harus menjadi alasan dalam mewujudkan Kerinci kedepan lebih sejahtera, bukan malah menciptakan gejolak yang akan mengorbankan masyarakat.

Maridin berharap, seluruh kandidat agar mampu menciptakan suasana kondusif dalam menghadapi Pilkada Kerinci yang tak lama lagi akan dilangsung sebagai bagian proses memilih pemimpin yang terbaik untuk Kerinci.

Sementara itu, Tafyani Kasim menyatakan dirinya bersama kandidat lain saling menjaga sikap komunikatif. Pihaknya tetap menjalin silaturahim yang mengutamakan nilai-nilai positif bagi Kerinci dimasa mendatang.

"Kita selalu menjaga silaturahim bukan hanya dalam kontek politik, seperti halnya dengan ketokohan Maridin Jamil, jauh sebelumnya kita telah menjalin hubungan persaudaraan yang dekat dan selalu komunikasi. Namun inilah politik dan kita harus saling menghormati. Terpenting Kerinci harus ada perubahan dan kemajuan yang logis setiap waktu" jelas Tafyani.



Tidak ada komentar