PETI di Kerinci Sudah Berlangsung Lama


Kerinci. KK

Keberadaan Pertambangan emas tanpa izin yang akhir-akhir ini heboh disejumlah media sosial Kerinci ternyata telah beroperasi sejak beberapa tahun yang lalu.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu masyarakat Pulau Pandan Palar yang mengaku pernah memuat dimedia lokal perihal tersebut beberapa tahun lalau.

"Dahulu lokasi penggalian diwilayah hutan Pulau Pandan sekitar 2 jam perjalanan kaki, hingga sekarang masih hilang bekas galian yang menganga, namun tidak bisa, kegiatannya telah dihentikan dan dikabatkan pindah kewilayah Hilir Kerinci," terangnya.

Mungkin PETI yang ditemukan kemarin merupakan kelanjutan dari Pulau Pandan yang dikomandoi oleh HA salah satu tokoh Kerinci dan Sungai Penuh "ungkap Palar
Kepada media ini, sumber menuturkan sejarah dari PETI yang menjadi bagian yang didaerahnya tersebut, bahkan sangat sedikit yang ingin dipakai. Hal yang terjadi di balik itu. Tidak ada lagi PETI yang beroperasi di Renah Paku Luweh Penetai dekat Muara Imatawan dan diatur oleh orang yang sama. 

Peninjauan ulang terhadap pihak-pihak yang terkait untuk segera melakukan penindakan atas perihal tersebut, jika nantinya bisa dibiarkan, dapat dipastikan bakalan muncul PETI-PETI yang lain dengan mengambil hutan TNKS sebagai ladang garapannya. (Ed)

Tidak ada komentar