Ari, warga Ambai diduga sebagai penampung Raskin

Kerinci.KK. Tontonan mengejutkan ditampakkan sebuah mobil pick up warna hitam bermerk Mitsubishi ketika menjelang isya di sebuah desa di kecamatan Sitinjau laut. Dari informasi yang didapatkan, ternyata kendaraan tersebut milik saudara Ari warga Ambai.
Berdasarkan informasi yang sahih, Ari dan anak buahnya seringkali berkeliaran di  desa kedesa saat raskin diberikan. Diduga jaringannya dalam melakukan praktek bisnis liar ini adalah para kepala desa atau keluarga kades dengan hitung-hitungan yang jelas, bahkan salah satu Kepala desa di kecamatan Sitinjau laut dengan inisial A mengakui adanya praktek tersebut, modusnya sangat licin, bahkan proses pengemasan ulangnya dengan menukar karung bungkusan dilakukan pada malam hari.
Ketika media ini mencoba melakukan konfirmasi melalui telepon selular, Ari sontak kaget dan bungkam tanpa bicara sepatah pun. "Sekalipun pertama sempat membantah namun ketika disampaikan kalau terdapat beberapa video sebagai bukti, Ari langsung mematikan hpnya" ujar Yusuf salah satu aktivis yang pada suatu malam membuntutinya sejak awal. "Sangat disayangkan jika para kepala desa ikut bekerjasama dalam   masalah ini, kasihan dengan masyarakat miskin yang haknya diselewengkan" tambah Yusuf. (Wedi).

1 komentar:

  1. usut tuntas wo...
    laporkan kepihak berwajib, jgn biarkn kemungkaran, apalagi bny kades yg terlibat,,berarti program raskin tdk smpai pd yg berhak menerimanya... Allahu Akbar

    BalasHapus