Ketua IPQOH Kerinci Johani ; Miris, Qori dan Qori'ah Hanya Dibutuhkan Saat MTQ

Kerinci. KK.
Perhelatan Mushabaqah Tilawatil Qur'an tingkat kabupaten Kerinci kembali digelar, kali ini mengambil tempat di Kelurahan Lempur Tengah kecamatan Gunung Raya. Namun sejumlah elemen masyarakat sedikit pesimis terhadap dampak positif yang akan dihasilkan nantinya.

MTQ seolah hanya agenda tahunan yang dilaksanakan hanya sebagai formalitas keagamaan saja, tanpa mampu meningkatkan prestasi para Qori dan Qori'ah diajang yang lebih bergengsi.

Ketua IPQOH Kerinci Johani ketika diminta keterangannya terkait hal tersebut menyampaikan, selaku bagian dari keluarga besar LPTQ merasa prihatin dengan prestasi kabupaten Kerinci beberapa tahun terakhir di MTQ tingkat Propinsi yang nyaris selalu dipapan bawah, padahal dulunya kabupaten Kerinci merupakan daerah paling disegani karena selalu mengirimkan peserta-pesertanya yang berkualitas.

Menurut Johani, salah satu faktor dari merosotnya prestasi Kerinci adalah lemahnya pembinaan serta kurangnya perhatian instansi terkait terhadap kesejahteraan para Qori dan Qori'ah, sehingga tidak sedikit dari mereka memilih untuk meniti karier didaerah lain.

" Sedih, mereka hanya dibutuhkan ketika mendekati Pelaksanaan MTQ saja, setelah itu mereka terkesan tidak diperhatikan. Latihannya pun demikian adanya, sebab dukungan dari pemerintah amatlah minim" Ungkapan Johani Ketua IPQOH (Ikatan Persaudaraan Qori pdan Qori'ah) Kabupaten Kerinci disela sela acara pembukaan MTQ Ke 49 kabupaten Kerinci tahun 2018 di Kecamatan Gunung Raya.

Johani juga menambahkan, Semestinya Seluruh Qori dan Qori'ah secara kontinu berlatih dengan dipasilitasi oleh pemerintah daerah yang dikoordinit oleh IPQOH dan LPTQ Kerinci. Namun kesemua Permasalahan tersebut berpangkal dari tidak adanya dana yang dimilki  untuk menggerakkan Aktifitas tersebut secara tersistem, apalagi untuk mendatangkan para pelatih kusus dari dalam maupun Luar daerah. Oleh Karenanya dipandang perlu IPQOH memiliki Perwakilan di Legislatif, baik tingkat kabupaten/Kota, maupun provinsi dan Pusat yang mampu berkomitmen untuk secara maksimal memperjuangkan aspirasi mereka.

Tidak ada komentar