DI dan Trotoar Jalan Depati Parbo Bermasalah

Sungai Penuh. KK.
Berbagai kejanggalan kembali ditemukan pada pengerjaan proyek dikota Sungai penuh, salah satu yang menjadi sorotan adalah pada titik Pengerjaan DI dan Trotoar jalan depati parbo. Ketimpangan mulai terlihat ketika tidak ditemukannya papan merk sebagai salah satu sumber informsasi yang bisa didapaykan publik.

Setelah melakukan penelusuran dilapangan serta analisa dari tim ahli dari Lembaga Gabungan Aliansi Sakti, jelas nampak sejumlah ketimpangan, baik dari kualitas maupun volume pekerjaan. " Kabar yang tersiar, proyek ini dikerjakan salah satu kontraktor asal Tanah kampung bernama Majlis dengan CV. Lapan lapan andalannya" ujar Engla.

Engla juga menambahkan, menurutnya rata-rata pekerjaan yang dipercayakan pada perusahaan tersebut selalu meninggalkan kesan yang tidak baik, karena hasil kerja yang kurang memuaskan serta volume yang tidak sesuai kontrak kerja. Mulai dari kualitas beton yang dibawah standar hingga mekanisme pengerjaan yang menyalahi petunjuk teknis.

Berbagai pihak menilai adanya unsur kesengajaan dari rekanan untuk melakukan berbagai bentuk penyimpangan tersebut, dengan tidak dipasangnya papan merk dilokasi sebagai salah satu indikasi adanya itikad negatif yang jelas merupakan bentuk pelanggaran undang-undang keterbukaan informasi publik.


Tidak ada komentar