Rakyat Pinggiran Menjerit, Jalan Bak Kubangan Kerbau

Kerinci. KK. Kondisi jalan dipinggiran seolah selalu luput dari perhatian pemerintah, tak terkecuali dikabupaten Kerinci, khususnya seputaran Kecamatan Bukit Kerman, dan Gunung Raya. Daerah yang selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil kulit manis berkualitas dan terbesar, ternyata rakyatnya masih harus berjibaku dalam upaya memasarkan hasil pertaniannya.

Berdasarkan survei dibeberapa daerah didua kecamatan tersebut, seperti pada ruas jalan Pelayang arah Masgo dan Muaro Lulo arah Kebun Baru, media ini menemukan kondisi jalan sebagai akses transportasi pengangkutan hasil bumi, kondisinya amat memilukan. Lubang-lubang menganga dalam ukuran besar nyaris disepanjang jalan. Tentunya hal ini membuat biaya angkut dari hasil pertanian menjadi amat mahal.

" Sudah lama kami dihadapkan dengan masalah seperti ini, jalan yang harus ditempuh hampir mirip kubangan kerbau, selama ini kami hanya menerima janji-janji dari para petinggi negeri tanpa adanya realisasi" keluh Arni warga Pelayang dengan raut wajah muram.

Martopo tokoh masyarakat setempat ketika ditemui dikediamannya juga mengutarakan perihal serupa, beliau mengharapkan adanya itikad baik dan keseriusan pemerintah daerah serta para anggota DPRD Kabupaten Kerinci, khususnya yang terpilih dari dapil 1 (satu) dipileg 2014 lalu, untuk bersama memperjuangkan aspirasi mereka.

" kenapa kami selalu dipandang sebelah mata, selaku rakyat biasa kami tidak tahu apa-apa. Rasanya kata merdeka bagi rakyat disini tak pantas untuk diucapkan" ujarnya.

Tidak ada komentar