Kualitas Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Kerinci Dapat Sorotan

Kerinci. KK
Lagi-lagi, sebuah pekerjaan proyek yang diyakini bermutu rendah kembali ditemukan di Kerinci. Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Kerinci yang berlokasi di desa Sebukar, mendapat kecaman dari berbagai elemen.

Dibeberapa titik ditemukan pekerjaan yang terkesan asal-asalan. Pemakaian material yang kualitasnya dibawah standar diduga sebagai salah satu faktor pnyebab rendahnya mutu yang dihasilkan.

Penelusuran media ini menilai adanya unsur kesengajaan dari pihak rekanan yakni PT. Fajar Baru Jaya Konstruksi dalam melakukan sejumlah penyimpangan, hal ini nampak dari gelagat selama proses pekerjaan berlangsung. Lokasi yang dipagari rapat serta dikawal oleh sosok-sosok antagonis, membuat sejumlah lembaga kontrol sosial menemui hambatan dalam melakukan pengawasan.

Engla dari LSM Gasak ketika dimintai komentarnya menyampaikan, " ada pelanggaran undang-undang keterbukaan informasi publik disini, kalau pekerjaannya sesuai ketentuan, kenapa harus diberikan pengamanan sedemikian rupa ? Dengan menelan biaya Rp. 3.625.716.000,- yang bersumber dari Dana APBN Tahun Anggaran 2018, seharusnya  pekerjaan yang dihasilkan mempunyai kualitas yang mumpuni" ungkap Engla.

Dari sejumlah data yang berhasil dihimpun, Engla juga melihat tidak profesinalnya pekerja yang dipakai, diantaranya pada proses plestera, pemasangan atap, struktur penyusunan bata serta berbagai kekeliruan lainnya. Semua ini juga diyakini akibat dari rendahnya pengawasan dari pihak terkait, salah satunya konsultan pengawas CV. Indoprima.

Tidak ada komentar