Menjaga Ekosistem Jalur Sungai Di Kabupaten Kerinci Dan Ikan Semah


Jambi, KK

Kabupaten Kerinci memiliki aset potensial dalam mendukung pelestarian dan menjaga ekosistem diantaranya kawasan Danau Kerinci, demikian disampaikan oleh Asmadi Pejabar Dinas Perikanan Dan Kelautan Propinsi Jambi.

Ia menyebutkan, Sungai Batang Merangin merupakan outlet air Danau Kerinci. Pada jalur sungai ini ada Lubuk Larangan yakni Lunuk Larangan Ikan Semahnya. Sesuai kesepakatan adat dan Perdes dikawasan lubuk larangan ini tidak dibolehkan penangkapan ikan, 

Sementara itu Danau Kerinci memiliki Inlet Air dari Sungai Batang Merao yang merupakan pasokan utama air bagi Danau Kerinci, disamping inlet pendukung lainnya.

Dari jalur air Danau Kerinci menuju Sungai Batang Merangin, melewati Kabupeten Bungo, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin disetiap sungai itu ada ikan semahnya dan ada juga lubuk larangannya. Lebih kurang ada sekitar 10 buah lubuk larangan,

"Harga ikan semah di Jambi sekitar Rp 120 ribu per Kg (ukuran berat diatas 1 Kg), dan Rp 100 ribu per Kg (ukuran dibawah 1 Kg). Setiap bulan, ikan ini sering dikirim ke Pontionak sekitar 40 Kg, dan kemungkinan dari Pontianak di jual ke Brunei atau Malaysi, harga di Malaysia sekitar 700 hingga 1 juta per kg. Justru itu menjaga ekosistem kawasan Sungai Batang Merao, Danau Kerinci Dan Sungai Batang Merangi sangat diperlukan " ungkap Asmadi.

Tidak ada komentar