Rakyat Kerinci Menjerit, Listrik Dan Air PDAM Padam Total


Kerinci, KK

Menelesuri keadaan terakhir kondisi masyarakat Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang semakin menjerit setelah terjadinya padam arus listrik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, ternyata hingga 15/03 masih belum mampu ditanggulangi oleh pihak berwenang.

Padamnya arus listrik dikawasan ini, menurut sejumlah informasi akibat bencana longsor yang membuat tiang listrik roboh dan terjadi pemadaman sejak 09/03 pekan lalu.

Pemadaman listrik juga disertai matinya aliran air PDAM didua kawasan ini. Jeritan masyarakat setempat semakin memprihatinkan.

Hal ini membuat kondisi ekonomi masyarakat terpuruk, aktifitas perdagangan macet, serta sektor lainnya.

Budi warga Kerinci saat ditemui disela aktifitas sedang mengambil air bersama warga dari air bantuan  yang menggunakan mobil pemerintah daerah dalam keadaan gelap, menyatakan begini keadaan kita masyarakat saat ini akibat padamnya listrik dan tidak mengalirnya air PDAM, semua serba susah.

Menurutnya, aktifitas ekonomi masyarakat merosot tajam, anak-anak tidak bisa belajar dengan normal, semuanya seperti sangat kacau.

Sementara itu Markos yang juga warga setempat menjelaskan, sudah hampir satu pekan listrik dan air macet total, pihak pemerintah harus tanggap karena ratusan ribu warga ikut merasakan efek buruk.

Ditegaskan oleh Sani tokoh pemuda wilayah ini mengutarakan, coba hitung jika seribu saja penghasilan masyarakat perhari tertunda, maka berapa jumlahnya bila dikalikan jumlah masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh yang terkena imbas padamnya listrik dan air. Diharapkan perhatian semua pihak untuk mencari solusi ini.


Tidak ada komentar