Distribusi Air PDAM Keliling Danau Macet Dan Diduga Tidak Steril


Kerinci, KK
Tidak sedikit warga keluhkan layanan PDAM Tirta Sakti, akibat distribusi air yang sering mati, hal ini sudah terjadi beberapa tahun, namun belum ada solisi sampai saat ini, demikian disampaikan oleh Nadi (Red) Warga Tanjung Pauh Mudik, Keliling Danau.

Dikatakannya, pernah tidak ada sama sekali air PDAM didistribusikan kepelanggan tanpa ada kejelasan, walaupun pernah ada rutin distribusi air tetapi lebih banyak mati fungsi distribusi air PDAM. Tentu aktifitas warga sangat terganggu, seakan tiada jaminan dari pihak PDAM atas kelancaran distribusi air kepelanggan.

Kekecewaan ini tentu bukan tidak beralasan, sebab aktifitas rumah tangga terganggu, bahkan aktifitas bisnis yang memerlukan air sebagai kebutuhan dasar ikut terganggu, berujung pada konflik ekonomi bagi masyarakat secara luas.

"Kita sangat kecewa dengan pelayanan PDAM yang belum mampu secara rutin mendistribusi air, seperti saat ini sudah beberapa hari air tidak masuk dari PDAM. Tolong pihak terkait untuk meningkatkan layanan. Jika pelanggan terlambat bayar kena denda, kalau PDAM tidak distribusi air, apa sanksinya, hal ini kabur penjelasannya. Karena pelanggan adalah masyarakat luas yang akan berpengaruh pada kehidupan aktifitas keluarga dan ekonomi, serta lainnya" ungkapnya.

Hasil investigasi lapangan media ini membuktikan adanya endapan lumpur dari air yang didistribusikan oleh PDAM Tirta Sakti dan diduga sarat dengan tidak sterilnya air PDAM yang disitribusikan kepelanggan.

Hal ini berdasarkan dari sampel salah satu rumah warga dikawasan Keliling Danau yang diabadikan dalam bentuk gambar oleh Tim Redaksi, terlihat endapan lumpur didasar bak tampungan air warga yang berlangganan air PDAM.

Tidak ada komentar