Krisis Air PDAM Tanjung Pauh Mudik, DPRD Kerinci Dan Penegak Hukum Diminta Turun Lapangan


Kerinci, KK

Hingga berita ini diturunkan, distribusi PDAM kawasan Tanjung Pauh Mudik masih bermasalah, karena pelanggan PDAM Tirta Sakti beluk mampu mengakomodir distribusi air yang masih berkendala tidak mendapat layanan.

Hasil tinjauan media ini, sejumlah warga mengalami krisis pasokan air. Tidak berfungsinya distribusi air dikawasan ini telah membuat resahnya pelanggan karena hampir tiga bulan masalah air PDAM belum teratasi hingga detik ini.

Masyarakat manfaatkan sumur tua untuk memenuhi kebutuhan air sehar-hari. Kondisi itupun terbatas, karena pasokan air sumur sangat minim dan digunakan oleh banyak masyarakat.

Kepada media ini 20/10, Adi warga desa Tanjung Pauh Mudik menyatakan masyarakat sudah muak dengan sikap PDAM Tirta Sakti yang terkesan lamban dalam mengatasi masalah kemacetan distribusi air.

Begitu lamanya masyarakat terlantar, akibat tidak adanya air yang didistribusikan oleh PDAM. Bahkan berefek dengan aktifitas ekonomi, bisnis dan kegiatan sehari-hari yang jelas memerlukan air.

"Ekonomi masyarakat terganggu, bisnis masyarakat jelas mengalami kerugian. Diminta pihak pengawasan dan peran DPRD Kerinci, serta penegak hukum turun lapangan dan mengecek manajemen PDAM Tirta Sakti" jelas Adi.

Tidak ada komentar