Puluhan Rumah Tergenang Air Dan Lumpur, Akibat Meluapnya Sungai Batang Merao







Kondisi meluapnya Sungai Batang Merao yang menggenangi Desa Koto Dua Lama Kecamatan Air Hangat, serta Desa Lubuk Suli dan Desa Baru Kubang, Kecamatan Depati Tujuh merupakan akibat dari meluapnya sungai Batang Merao, demikian dikatakan Danramil 417-03 Air Hangat, Nasrul.

Sebelumnya pada 27/12 sekitar pukul 16.00 WIB terjadi banjir di Desa Koto Dua Lama Kecamatan Air Hangat dan hal ini akibat meluapnya air  Sungai Batang Merao dengan ketiggian air +  60 cm, sehingga air menggenangi rumah warga dan jalan umum.

Menurut Nasrul, kerugian material sejumlah 72 rumah warga terendam banjir dan juga 1 Masjid  digenangi air walaupun tidak terjadi korban jiwa. Namun pada pukul 17.00 WIB air yang mengenangi rumah warga kembali surut.

Pada hari yang sama pukul 20.00 kembali terjadi banjir di Desa Lubuk Suli dan Desa Baru Kubang Kecamatan Depati Tujuh, juga akibat meluapnya air  Sungai Batang Merao dengan ketiggian air +  50 cm, sehingga air mengenangi rumah warga dan jalan raya.

Akibat banjir tersebut 27 rumah warga  digenangi air, tanpa korban jiwa, setiap hujan deras dan meluapnya Sungai Batang Merao dipastikan terjadi banjir karena tanggul belum mampu menahan luapan air Sungai Batang Merao.

Pada 28/12 Babinsa berada di desa binaannya,  mengingatkan warga untuk tidak panik dan slalu waspada. Pasca banjir Babinsa membantu warga membersihkan rumah warga dari tumpukan lumpur dan sampah. 

Tidak ada komentar