Pemalsuan Produk Bermerek Kopi Nur Akhirnya Ketahuan, Apa Perbedaannya





Sungai Penuh, Kabar Kerinci

Ini adalah pemalsuan yang kesekian kalinya terhadap merek bubuk kopi nur yang beredar diberbagai kawasan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, ungkap Zefri Efdison, CEO Kopi Nur 23/01 saat berada di oulet kopi nur.

Hingga saat ini identitas pelaku pemalsuan bubuk kopi nur telah dikantongi oleh pihak penegak hukum untuk dilakukan tindak lanjut proses atas kasus ini. Bahkan pihak kopi nur telah membuat laporan resmi kepada pihak berwenang terkait masalah ini. 

Menurutnya, pihak kopi nur telah menemukan barang bukti berupa bubuk kopi yang beredar pada salah satu toko dalam kota Sungai Penuh, dan telah dilakukan pengecekan secara mendetail atas kopi yang beredar, baik bentuk bubuk, plastik dan kertas yang digunakan.

Adapun bubuk kopi nur yang palsu beredar warna bubuknya agak menghitam, sementara bubuk kopi yang asli tidak terlalu menghitam. Begitupun kemasan plastik dengan ukuran agak panjang, namun produk bubuk kopi yang asli plastik kemasan panjang dari yang palsu. Untuk kemasan kertas kemasan hampir mirip yang asli dan telah domodifikasi oleh pelaku menggunakan jasa percetakan. Ketika dirasakan dengan tangan bubuk kopi palsu terasa kasar, dan yang asli terasa lebih halus.

"Pemalsuan ini adalah kesekian kalinya, diharapkan pecinta kopi nur untuk teliti dalam membeli produk, sebaiknya langsung keoutlet resmi atau kepihak kita langsung, dan kita juga melayani antar ketempat disejumlah lokasi sehingga terhindar dari bubuk kopi palsu" jelasnya. 

Dimasa mendatang pihak kopi nur akan menggunakan sejenis kode QR untuk memastikan keaslian produk, sehingga pelanggan lebih mudah membuktikan langsung keaslian produk melalui inovasi mendatang yang sedang dipersiapkan. 

Selain itu, pihak kopi nur telah mengetahui beberapa kendaraan yang digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam memasarkan produk palsu, diharapkan kasus ini dapat tuntas dan pelaku mendapat perlakuan hukum sesuai apa yang telah dilakukan. 

 



Tidak ada komentar