Kinerja Kades Tanjung Harapan, Dapat Sorotan Aktivis


Kerinci-KK.
Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik, seolah tak berlaku didesa Tanjung Harapan kecamatan Danau Kerinci, pengelolaan Dana Desa terkesan dimonopoli oleh Kepala Desa ADE tanpa menghiraukan ketentuan yang ada.

Hal ini disampaikan langsung oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat kemedia ini beberapa waktu yang lalu. Yusuf Basri dari GNPK RI ikut berkomentar terkait perihal tersebut, menurutnya Ade bukan hanya tidak transparan pada masyarakatnya, namun juga alergi dengan Lembaga kontrol sosial yang ada, baik wartawan maupun LSM. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Ade selaku Kepala Desa seolah memandang kehadiran wartawan dan LSM sebagai sebuah ancaman bagi keleluasaannya dalam mengelola keuangan desa, bahkan melakukan pemblokiran terhadap semua nomor Hp yang diketahui bersumber dari Lembaga kontrol sosial serta selalu menghilang ketika berusaha disambangi.

"Kita akan senantiasa melakukan pemantaun terhadap kinerja semua Kepala Desa yang ada dikabupaten Kerinci, khususnya terkait penyimpangan pengelolaan keuangan desa yang nantinya dapat berujung pada kerugian negara dan masyarakat dalam jumlah yang besar" ungkap Yusuf.
(Red*)

Tidak ada komentar