Peternakan Ayam Dekat Pemukiman, Resahkan Warga Ambai

Kerinci.KK.
Keluhan atas dampak keberadaan Peternakan ayam pedaging dalam kapasitas besar disejumlah tempat, akhir-akhir ini banyak mencuat. Pasalnya, masyarakat mengaku amat terganggu dengan hadirnya kerumunan lalat dirumah mereka yang diyakini berasal dari kandang yang semuanya nyaris berdekatan dengan pemukiman.

Hal ini seperti ditemukan media ini diwilayah 3 (tiga) desa Ambai kecamatan Sitinjau Laut, serta sejumlah desa di kecamatan Danau Kerinci. Serbuan lalat makin menjadi ketika salah satu kandang melakukan panen yang beroapasan dengan musim penghujan seperti saat ini.

"Dalam lima menit saja, lalat yang terperangkap pada kertas lem, nyaris mencapai ratusan ekor, sehingga kami seolah harus menyediakan anggaran khusus untuk mengatasi masalah tersebut" ujar salah satu masyarakat Ambai.

Keluhan serupa juga diungkapkan oleh para santri-santriwati Pontren Mukhtariyah Ambai, mereka mengaku amat resah dengan banyaknya kandang diseputaran wilayah pesantren, yang dengan sendirinya mengganggu aktivitas proses belajar mengajar mereka. Bukan hanya sampai disitu, rentannya berjangkit penyakit berbahaya juga amat mungkin menerpa masyarakat.

Kepala Desa Koto Sekilan Boy Dores meminta kepada para pemilik kandang untuk lebih memperhatikan efek yang ditimbulkan, setidaknya dengan melakukan penyemprotan secara rutin, sehingga intensitas kehadiran lalat dapat sedikit berkurang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci Askar Jaya ketika ditemui diruang kerjanya menyampaikan, dalam waktu dekat akan segera mengambil tindakan tegas, dengan menertibkan sejumlah kandang yang dianggap bermasalah.
(RED)

Tidak ada komentar