Pilkades Kemantan Hilir Diduga Cacat Hukum

Kerinci-KK.
Pemilihan Kepala Desa Kemantan Hilir yang digelar bersama sejumlah desa lainnya dikabupaten Kerinci, diduga syarat dengan ketimpangan. Hal ini ditemukan langsung oleh media ini ketika melakukan investigasi dilapangan beberapa waktu yang lalu.

Salah satu titik yang menjadi sorotan publik adalah, banyaknya pemilih yang ternyata telah memberikan hak suaranya sebanyak 2 (dua) kali ditempat yang berbeda, yakni di Pilkades Pondok kecamatan Bukit Kerman dan Kemantan Hilir kecamatan Air Hangat Timur.

Dari data yang berhasil dihimpun, ketiga orang tersebut yakni, Hasimin, Aisyah dan Wendi Saputra yang ternyata ber-KTP desa Pondok, bahkan dikuatkan dengan adanya photo copy KK serta pengakuan langsung oleh salah satu panitia Pilkades Pondok kecamatan Bukit Kerman. Namun pihak panitia pelaksana Pilkades Kemantan hilir tetap membolehkan mereka memberikan hak pilih di Kemantan Hilir.

Ketua Panitia Pilkades Yudi, ketika dihubungi via whatsapp belum memberikan jawaban, hingga saat ini kejadian tersebut masih menjadi gejolak ditengah masyarakat. Diduga ada keteledoran fatal yang dilakukan panitia, dan hal ini jelas bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Pihak Dinas Pemdes diminta mengusut masalah tersebut, agar proses demokrasi tidak ternodai dengan hal-hal yang nantinya dapat merugikan masyarakat luas.
(Ed'S)

Tidak ada komentar