PSU Pilgub Jambi, ASN dan Pemerintah Desa Diminta Netral

Kerinci-KK.
Pemungutan Suara Ulang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi tahun 2021 di 7 (tujuh) TPS dalam kabupaten Kerinci, mulai menampakkan kekeliruan. Sejumlah ASN dan aparatur pemerintah desa terindikasi ikut serta dalam mengondisikan salah satu kandidat. Hal ini jelas membuat publik menjadi geram.

Ajang pesta demokrasi yang sebelumnya harus tercoreng dan berakhir dimeja Mahkamah Konstitusi, akhirnya kembali menampakkan gelagat serupa. Sejumlah oknum ASN diduga ikut ambil bagian dalam masalah ini.

Direktur LSM Gasak Edia Satria menilai, ada dugaan intrpensi dari beberapa tokoh yang membuat oknum-oknum nakal tersebut dengan beraninya terjun keranah politik praktis. "Harus ada teguran keras, jni jelas merupakan sebuah pelanggaran yang tidak bisa ditolerir, netralitas dari pemanhku jabatan publik, hendaknya tetap dijaga. Siapapun yang terpklih nantinya adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Jambi, bukan kaum dan golongan" ujar Edia.

Dari pantaun LSM Gasak, sejumlah kepala sekolah dan Kepala desa juga menjadi ujung tombak pemenangan salah satu kandidat.

Ditempat terpisah, unsur pimpinan DPRD kabupaten Kerinci Boy Edwar, juga berharap adanya pengawasan yang ketat dalam PSU ini, sebab secara tidak langsung nantinya akan amat berpengaruh pada pembangunan Jambi secara keseluruhan.

"Kita berharap agenda ini dapat berjalan dengan sukses, tentunya tanpa meninggalkan kecacatan seperti yang telah lalu, siapapun yang terpilih, mudah-mudahan itu adalah yang terbaik bagi Jambi kedepannya" ujarnya.



Tidak ada komentar