Lagi-lagi, Dugaan Pungli Terjadi dikisaran Dinkes Kota Sungai Penuh


Kerinci.KK. Pungutan liar seolah tak ada hentinya berlaku di Indonesia, bahkan lebih banyak para pejabat justru, memakan kebawah, sehingga korban terasa amat menjerit.

 Praktek serupa ternyata kembali ditemukan di tubuh Dinas Kesehatan kota Sungai Penuh,  dimana Kabid Promkes dan juga menjabat Plt Kabid P2P, di sinyalir memfiktifkan perjalanan dinas stafnya, serta melakukan pungutan kembali anggaran yang masuk kerekening stafnya melalui transfer dan pengembalian secara kontan.

Jumlah pungutan berada dikisaran 15% dari biaya yang diterima para staf, bahkan salah satu sumber menyatakan siap untuk memeberikan kesaksian jika hal ini berlanjut keranah hukum.

"Ya, anggaran perjalanan dinas saya, setelah cair masuk ke rekening di tagih lagi, terus di mintak tranfers kembali ke rekening Kabid  sejumlah 15%, konon dari hasil tersebut, 5 % mengalir kekantong Kepala Dinas" terang sumber dengan nada kesal.

Dari keterangan sumber menyebutkan, ternyata ada beberapa staf yg hanya di pinjam namanya untuk perjalanan dinas, setelah cair  dan masuk ke rekening, uang tersebut diminta kembali.di mintak semua dananya. Ini jelas.merupakan bentuk pemerasan.

Zulfikri Kadis Kesehatan kota Sungai Penuh hingga saat oni tidak bisa dikonfirmasi, ada kesan lepas tangan dari permasalahan yang ada.
(Red*)

Tidak ada komentar