Politik Uang di Kerinci Ciderai SK DPP PDI Perjuangan

Kerinci-KK.
Kisruh ditubuh PDI Perjuangan Kerinci kian berlanjut, berbagai upaya dilakukan oleh pihak oposisi dalam menggulingkan KSB yang dinakhodai Yenwen, dpt. Setelah menyambangi kantor Dewan Perwakilan daerah benerapa waktu yang lalu, kali ini pergerakan dilanjutkan dengan melakukan lobi-lobi hingga ketingkat kecamatan.

Terasa miris ketika pergulatan politik ini ternyata terindikasi mengandung politik uang, dengan melakukan penyogokan terhadapa para pengurus Pimpinan Anak Cabang disejumlah kecamatan. Hal ini diakui langsung oleh PAC kecamatan Kayu Aro Barat Eko Martono kemedia ini via telephon celullar.

Menurutnya, pergerakan group oposisi yang dimotori tokoh wanita Rabiatul Adawiyah, jelas melanggar konstitusi dan mencederai SK Pimpinan Pusat PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri. Politik uang digunakan dengan maksud agar para pimpinan PAC menanda tangani pengusulan KSB baru yang sudah disusun oleh mereka. Para PAC seolah dikelabui dengan berbagai cara.

"Ya, Rabiatul Adawiyah dan rombongan mendatangai para PAC dan menyampaikan kalau Pengurua DPC telah dibekukan, lalu menyodorkan sebuah surat dalam bentuk persetujuan pengusulan kepengurusan baru yang didalamnya terdapat Hendriadi, Edison, Rabiatil adawiyah dan sejumlah nama lainnya, lalu kami diberikan sejumlah uang agar menanda tangani surat tersebut, modus ini baru diketahui setelah salah satu Ketua PAC (Serengat) menjelaskan tentang duduk permasalahannya, atas nama pribadi, kami Pimpinan PAC mengutuk keras perilaku tersebut, ini jelas sehuah bentuk politik kotor yang tidak dibenarkan" ungkapnya. 


Ketua DPC Yenwen, DPT saat dikonfirmasi mengatakan, kami secara Devakto masih merupakan pengurus DPC PDIP Kerinci yang  sah, sesuai SK yang ditandatangani Ibu Megawati Soekarno puteri, Nomor 05.05/kpts/DPC/DPP/VII 2019. Periode 2019-2024.

Ditempat terpisah, Adi purnomo, sekretaris DPC mengatakan, bahwa pergerakan ini luar biasa, itu jelas bukan cara berorganisasi di PDI Perjuangan, melainkan gerombolan-gerombolan orang yang tidak bertanggung jawab dan hanya memecah belah kader  merongrong  kepengirisan yang sah dengan politik kotornya. 

"kita berharap ada tindakan tegas Dari DPD Dan DPP partai, agar DPC PDI Perjuangan Kerinci dapat melangkah dan berbuat lebih baik kedepannya" tambah Adi.
(Red)

Tidak ada komentar