Maraknya Parkir Liar Resahkan Warga

Sungai Penuh-KK.
Permasalahan parkir liar nyatanya tak kunjung henti ditemui di Kerinci dan Sungai Penuh, terlebih lagi jelang lebaran hingga H+10 idul fitri. Disamping tarif yang menjulang tinggi, petugas juga seringkali bertindak arogan dan tak bertanggung jawab terhadap kendaraan yang dititipkan.

Salah satu titik yang menjadi pantauan media ini yakni diseputaran terminal oplet samping pasar Tanjung Bajure kota Sungai Penuh, pasnya disamping kanan kiri pintu masuk. Kok bisa-bisanya ada lahan parkir ditengah terminal, apa memang ada Perwako yang mengatur hal ini?

Yang lebih miris, ternyata terdapat indikasi keterlibatan orang dalam dari Dinas Perhubungan sebagai salah satu pelaku utama yang mengkoordinir secara keseluruhan, sehingga praktek ini dapat berjalan dengan mulusnya. Kuat dugaan oknum NA yang saat ini menjabat kasi Terminal dan Parkir pada Dishub kota Sungai Penuh, secara rutin berkomunikasi dengan petugas dan mengambil setoran dari para petugas parkir dilokasi.

Info valid yang didapatkan media ini menyebutkan, setoran harian dapat berkiasar 150 hingga 250 ribu perhari. Bahkan pada titik tertentu, nilai setoran bisa bernilai lebih besar.

NA sendiri memntah tudingan tersehut lewat WA ke awak media ini, "saya belum pernah menerima itu" ujarnya, namun sejumlah rekaman dan video menguatkan adanya dugaan keterlibatannya dalam masalah ini.

Hingga berita ini dipublish, Kepala Dinas Perhuhungan kota Sungai Penuh belum memberikan komentar, walau telah dihubungi via whatsapp dan messengger, bahkan terkesan mengelak dari kehadiran awak media. (Red)

Tidak ada komentar