WC Terminal Dijual Oknum Tak Bertanggung Jawab




Sungai Penuh-KK.
WC di terminal yang berada di Kota Sungai Penuh akhir ini tuai masalah, setelah adanya pengelolaan secara sepihak oleh salah satu oknum, uang akhirnya dibonhkar paksa selasa (14/06/2022). 

Sementara WC di terminal Tersebut sudah di tutup lebih kurang hampir satu bulan, di karnakan Problem Pengalihan pengelola tidak sesuai nama yang tertera di surat perintah tugas (SPT), terang Plt Kadishub In Yulisman.

Sampai saat ini Hafis tidak ada menghubungi dinas perhubungan dan di anggap sudah melanggar peraturan yang sudah di atur oleh dinas perhubungan, kata Plt Kadis In Yulisman.

Hasil dari penelusuran awak media ini dan keterangan orang orang di terminal  diduga hafis sudah menerima uang Rp 8,5 (depan juta lima ratus rupiah) dari Dodi.  

Di tegaskan PLT Kadis Perhubungan Kota Sungai Penuh In Yulisman, saudara afis sudah melanggar peraturan dan akan dibatalkan SPT yang sudah dikeluarkan oleh dinas perhubungan sebelum ini.

Di tempat terpisah Kasi Terminal Nopa Ariandi saat di temui awak media ini mengatakan bahwa Hafis sudah melakukan pelanggaran berat yang akan di laporkan ke pihak yang berwajib sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

Helmi Sandra, staf dishub Kota Sungai Penuh saat di hubungi awak media ini (14/6/2022) berkomentar bahwa sesuai Undang Undang Pemerintah Tentang aturan mendirikan Bangunan, apabila melanggar pasal pasal 3,4 dan 5, maka dapat di pidana dengan hukuman kurungan selama lamanya 3(tiga) bulan. Beliau juga menambahkan bahwa barang siapa memakai tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya yang sah, ini jelas merupakn bentimuk pelanggaran.

Hingga saat ini, oknum Hafis belum bisa dihubungi, walau media ini sudah mengupayakan dengan berbagai cara.
( Red*)

Tidak ada komentar