Petani Kena Keroyok di Ladang Pribadi

Kerinci-KK.
Aksi penganiayaan kembali terjadi di Kerinci, kali ini menimpa Samsu (66) seorang petani warga Air Bersih Semurup kecamatan Air Hangat Barat (19/07/2022), yang berladang di pemukiman sekitar bukit selasih. Korban dibacok secara brutal menggunakan senjata tajam oleh dua orang yang diduga warga Belui Kecamatan Depati Tujuh.

Korban hampir merenggang nyawa sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Kejadian ini terjadi di pemukiman perladangan Bukit Telasih tepatnya di ladang milik korban.

Kepada media ini, korban menjelaskan kronologis singkat dimana awalnya ia sedang bekerja di ladang, tiba-tiba datang dua orang yang diduga warga Belui menanyakan status tanah yang korban garap. Samsu (66) menjelaskan kepada dua orang tersebut bahwa tanah yang digarap adalah hak milik dan mempunyai bukti yang sah bahwa tanah tersebut adalah kepemilikan pribadi. Kemudian, setelah mendengarkan penjelasan korban, dua orang tersebut tiba-tiba mengeluarkan parang dan langsung membacok korban tanpa manusiawi, membacok bagian kepala, mata, dagu, kaki dan bagian punggung. Korban menderita luka yang sangat serius, kejadian tersebut membuat korban tak berdaya hampir merenggang nyawa.

"Di lokasi ladang saya, sekitar pukul 14.00 WIB atau jam 2 siang, tiba-tiba datang dua orang menghampiri saya. Mereka menanyakan status tanah, setelah saya jawab bahwa tanah yang saya garap adalah kepemilikan pribadi, tiba-tiba dua orang tersebut langsung menyerang saya.” terang Samsu.

Pelaku bukan hanya melakukan penganiayaan biasa, namun juga pengeroyokan yang diduga sudah  direncanakan sebelumnya. Saat ini Samsu (66) sedang dirawat di rumah sakit umum M.H. Thalib untuk mendapatkan perawatan yang serius dari pihak medis. Dengan adanya kejadian ini pihak kepolisian harus bertindak tegas atas pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga warga Belui Kecamatan Depati Tujuh tersebut.
(Red*)

Tidak ada komentar